Suksesi FKSB Semarang 2026-2030, Gus Syafri Dorong Ormas Jadi Jembatan Aspirasi Warga

IMG-20261007-WA0222

SEMARANG, JATENG – Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) Kota Semarang akan menghadapi suksesi kepengurusan untuk periode 2026-2030.

Salah satu nama yang disebut siap membawa gagasan baru dalam kepemimpinan FKSB adalah KRH M. Priyanto, SE, MM, yang dikenal dengan sapaan Gus Syafri.

Gus Syafri mendorong FKSB ke depan menjadi organisasi yang mampu merangkul seluruh kelompok masyarakat dan organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kota Semarang.

Menurut beliau, FKSB harus menjadi wadah yang mandiri, profesional, sekaligus mampu menjadi jembatan aspirasi masyarakat kepada pemerintah.

“FKSB itu harus bisa merangkul semua kalangan, merangkul semua suku,ras, semua agama merangkul semua ormas. Ormas harus mandiri, profesional dan menjadi jembatan aspirasi warga Kota Semarang,” kata Gus Syafri di Semarang, Rabu (7/10/2026).

Ia menilai keberadaan ormas tidak boleh hanya berjalan sendiri-sendiri. Ormas perlu membangun kolaborasi dan mengikuti aturan yang berlaku agar keberadaannya memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ormas itu harus bangkit, harus maju, tidak jalan di tempat. Ormas itu memang harus bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

 

Perkuat peran ormas

Gus Syafri juga mengusung gagasan untuk memperkuat posisi ormas sebagai mitra pemerintah Kota Semarang yang kritis sekaligus konstruktif.

Menurut dia, ormas dapat berperan dalam menyampaikan aspirasi masyarakat, sekaligus ikut memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Selain itu, ia mendorong pemberdayaan ekonomi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta pemuda melalui pelatihan dan digitalisasi.

Program lainnya mencakup pendampingan hukum, bantuan sosial bagi warga miskin, penguatan sumber daya manusia anggota ormas melalui sertifikasi, serta digitalisasi organisasi.

“Ormas harus bisa menyelami masyarakat, harus bergotong royong untuk memajukan Kota Semarang agar lebih baik lagi,” katanya.

Baca Juga:  Kerupuk Tiram Timbulsloko Dorong Ekonomi Kreatif Pesisir

 

Jaga toleransi di Kota Semarang

Gus Syafri juga menempatkan penguatan kondusivitas dan toleransi sebagai salah satu agenda penting.

Hal itu dinilai relevan mengingat Kota Semarang memiliki masyarakat yang multikultural dengan latar belakang agama, sosial dan organisasi yang beragam.

Ia mengatakan citra negatif terhadap ormas tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan peran positif organisasi kemasyarakatan.

“Ormas itu terkenalnya buruk, tapi ormas yang berakhlak baik itu tidak sedikit juga,” ujarnya.

Karena itu, menurut beliau, FKSB perlu mendorong lahirnya ormas yang tertib, berintegritas, berakhlak dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Profil Gus Syafri

KRH M. Priyanto,SE.MM atau Gus Syafri dikenal sebagai Ketua Muhibbin Indonesia, Ketua Pawodiro Nusantara, pimpinan Majelis Kanzus Sholawat Nusantara, pengasuh Pondok Pesantren Hamengku Joyo Nusantoro, serta penasihat LSM/ormas se Jawa Tengah.

Ia juga tercatat memiliki pengalaman Tenaga Ahli Disdukcapil dan Tenaga Ahli di Diskominfo, di bidang keagamaan FKSB dan menjadi bagian dari keluarga besar Ansor-Banser Kota Semarang serta Direktur dan Komisaris.

Dalam menghadapi suksesi FKSB periode 2026-2030, Gus Syafri membawa gagasan agar FKSB tidak sekadar menjadi forum komunikasi antarlembaga, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi dan jembatan aspirasi masyarakat.

“Ormas harus guyub, jangan jalan sendiri-sendiri. Harus mengikuti aturan yang ada,” pungkasnya. (*).

SEBARKAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait
PWI Kabupaten Semarang Dilantik, Ketua PWI Jateng Ingatkan Wartawan Tetap Kritis dan Solid
UNGARAN, JATENG  - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang…
Saksi Ahli di PN Ungaran Soroti Penetapan Tersangka: Pasal yang Belum Berlaku Dinilai Tak Bisa Jadi Dasar
KABUPATEN SEMARANG, JATENG  — Persoalan dasar hukum penetapan tersangka menjadi…
Outlet 23 Sragen Disorot, Dugaan Penjualan Minol Tanpa Izin hingga Keterlibatan Oknum TNI dan Polres 
SRAGEN, JATENG — Aktivitas Outlet 23 di Kabupaten Sragen menjadi…
Kerupuk Tiram Timbulsloko Dorong Ekonomi Kreatif Pesisir
Demak, Jateng – Perempuan pesisir Desa Wisata Timbulsloko, Kecamatan Sayung,…
Peringati Hut TNI dan Hut Kodam IV/Dip, Kodim Sragen gelar donor darah 
Sragen, Jateng - Dalam rangka Memperingati HUT ke-81 TNI dan…
Disnaker Tegaskan Pemecatan Pegawai PDAM Sragen Dipersoalkan, Dirut Diminta Bertanggung Jawab
SRAGEN, JATENG — Persoalan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap seorang…
Heboh! Tambang Ilegal Galian C Merusak di Belakang Ikon Wisata Embung Karangbajang Gemolong, Sragen
SRAGEN, Jateng  - Aktivitas pertambangan yang diduga ilegal kembali meresahkan…
Kunjungan Kerja Tim Laksana di Sengrong Boyolali, Bahas Inovasi, Kualitas dan Pengembangan Industri Bus
BOYOLALI, JATENG — Kunjungan kerja tim dilakukan di wilayah Sengrong,…
Ketua SMSI Jawa Tengah Apresiasi Kekompakan SMSI Solo Raya
SOLO, Jateng  — Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa…
Warsito Tegaskan Tak Ada Mark Up Anggaran KDMP Gilirejo Baru, Nilai Lahan Mengacu Proses Pengadaan
SRAGEN, Jateng  – Peninjauan langsung rencana pembangunan Koperasi Desa Merah…