Sinergi TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah Wujudkan Kabupaten Bima Tangguh Bencana

FB_IMG_1763694499264

Bima – Koramil 1608-02/Bolo memberikan peran sentral dalam kegiatan Apel Gelar Pasukan yang dirangkaikan dengan Simulasi Darurat Bencana Hidrometeorologi tingkat Kabupaten Bima tahun 2025. Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Kara, Jalan Lintas Sila-Donggo, Desa Kananga, Kecamatan Bolo ini berlangsung dengan sukses dan dipimpin langsung oleh Danramil 1608-02/Bolo, Lettu CAJ Zulkarnain.

 

Apel yang diikuti sekitar 250 personel ini resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaedy, yang juga bertindak sebagai Pembina Apel. Hadir pula berbagai unsur Forkopimda, antara lain Kapolres Bima, Dandim 1608/Bima diwakili oleh Danramil Koramil 1608-04/Woha Kapten Inf Ibrahim, Kajari Raba Bima, serta perwakilan Brimob, Satpol PP, Dishub, Damkar, BPBD, BASARNAS, TAGANA, dan relawan.

 

Dalam amanatnya, Wakil Bupati menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai kemungkinan bencana mulai dari banjir, kekeringan, gempa bumi hingga erupsi gunung api. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan aparat untuk senantiasa bersinergi dan melakukan antisipasi dini guna meminimalisir dampak negatif bencana.

 

Simulasi darurat bencana sendiri berlangsung di dua titik lokasi strategis yakni Jembatan Dusun Jala, Desa Nggembe dengan skenario banjir, dan area depan MIN Sila, Cabang Donggo untuk simulasi gempa bumi. Kegiatan ditandai dengan alarm sirine yang menjadi tanda dimulainya tindakan tanggap darurat oleh seluruh peserta.

 

Danramil 1608-02/Bolo, selain memimpin apel pasukan, juga mengerahkan personelnya bersama Polsek Bolo untuk memberikan pengamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung. Sinergi yang solid antara TNI, Polri, instansi pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci sukses pelaksanaan simulasi sebagai latihan nyata kesiapsiagaan menghadapi kondisi bencana.

 

Kegiatan yang berjalan lancar dan aman ini sekaligus menjadi momentum bagi Kabupaten Bima untuk terus meningkatkan kapasitas penanganan bencana sehingga mampu memberikan respons cepat dan efektif apabila bencana sesungguhnya terjadi. (Kodim 1608/Bima). 

Baca Juga:  “Mangkir Lagi, Juliyatmono Kian Didesak Jadi Tersangka Kasus Masjid Agung Karanganyar”

 

#TNIPRIMA #TNIADPrima #TNIADbekerjadenganhati #TNIADDihatiRakyat #TNIADBerjuangBersamaRakyat #PrajaRaksakaPeduliRakyat #PangdamUdayana

Jian

SEBARKAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkait
Dugaan Penyalahgunaan Identitas, Bagas Pamenang Bawa Kasus ke Jalur Hukum
SEMARANG, SuaraRI — Hak atas perlindungan data pribadi dan nama…
Tawa Bahagia Warga Pecah di Lokasi Sumur Bor TMMD di Dusun Gadungsari
Sragen - Gelak tawa dan cipratan air mewarnai suasana di…
Pedagang Sayur Keliling Ikut Rasakan Berkah TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen
Kodim Sragen – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler…
Sertu Nurdin Jadi “Master Chef” Satgas TMMD, Sajikan Masakan untuk Anggota dan Warga Sekitar Barak Semang
Sragen, SuaraRI.com – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat di…
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat Satgas TMMD Ke-128 Kodim Sragen dan Warga Gelar Gotong Royong Bersihkan Taman Harmoni
Sragen, SuaraRI.com – Sinergi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali…
Polres Wonogiri Gelar Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan dan Kenaikan Pangkat Pengabdian
Wonogiri – Polres Wonogiri menggelar Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan dan…
FKUB NTT Serukan Etika Bermedsos Demi Jaga Kerukunan Umat Beragama
NTT – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Nusa Tenggara…
Desa Tunggul Menuai Sorotan Publik, LAPAAN-RI Temukan Dugaan Kejanggalan DD dan ADD Desa Tunggul Gondang
Sragen – Solo Raya | Lembaga Penyelamat Aset dan Anggaran…
Pasien Diduga Diusir hingga Lontarkan Kata “Kampret” karena Minta Waktu Berpikir, Etika Dokter Bedah Charlie Hospital Dipertanyakan
Kendal — Seorang pasien perempuan mengaku mengalami perlakuan tidak menyenangkan…
Lemahnya Pengawasan,..!! Dugaan Penyimpangan Pupuk Bersubsidi di Ngargosari Menguat Tanpa Tindakan
Sragen, Jateng – Dugaan penyimpangan distribusi pupuk bersubsidi di Desa…