Tabrak Lari Tewaskan Suami di Donohudan, Polisi Temukan Titik Terang Terduga Pelaku

IMG-20261107-WA0186

BOYOLALI | — Polisi terus melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan tabrak lari yang menimpa pasangan suami istri di Jalan depan Asrama Haji Donohudan (AHD), wilayah Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Rabu (28/10/2026).

Dalam peristiwa tersebut, seorang pria bernama Nugroho (33) dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara istrinya, Ika Andriyani, dilaporkan tidak mengalami luka fisik, namun mengalami syok akibat peristiwa tersebut.

Perkembangan terbaru, polsek Ngemplak dan polres boyolali disebut telah menemukan titik terang terkait keberadaan terduga pelaku tabrak lari.

Penelusuran terhadap kendaraan dan pihak yang diduga terlibat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mengungkap secara jelas peristiwa tersebut.

 

Polres Boyolali Lakukan Penyelidikan

Kapolres Boyolali sebelumnya mengatakan bahwa kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

“Saat ini masih dalam proses lidik pelaku. Kami juga melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan penelusuran CCTV di sekitar TKP,” katanya kepada wartawan.

Selain memeriksa sejumlah saksi, petugas juga melakukan penelusuran rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi kendaraan yang diduga terlibat.

Dengan adanya perkembangan dari jajaran Polsek Ngemplak yang telah menemukan titik terang, diharapkan identitas serta keberadaan terduga pelaku dapat segera dipastikan melalui proses penyelidikan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

 

Kejadian Sekitar Pukul 03.00 WIB

Salah seorang pedagang di sekitar lokasi, Zuhriyah, mengatakan dirinya mendengar suara benturan keras dari arah jalan sekitar pukul 03.00 WIB.

Namun, saat suara tersebut terdengar, dirinya berada di dalam ruangan tempat berjualan sehingga tidak menyaksikan langsung peristiwa kecelakaan.

“Terus habis suara duar begitu ada yang teriak, ‘Bapak, ibu tolong, tolong,’ terus pada keluar semua,” katanya.

Setelah keluar, Zuhriyah melihat seorang perempuan berada di dekat seorang laki-laki yang terkapar di jalan.

Baca Juga:  Kapolres Baru Heru Antariksa Cahya: Polisi Bersama Masyarakat, Program Harus Dirasakan Warga

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pasangan tersebut diketahui mengendarai sepeda motor secara terpisah atau menggunakan dua kendaraan ketika kejadian berlangsung.

Keduanya melaju dari arah barat. Sementara kendaraan yang diduga menabrak disebut datang dari arah timur.

 

Istri Berhasil Menghindar, Suami Meninggal Dunia

Menurut keterangan keluarga, Ika berada di depan, sedangkan suaminya, Nugroho, berada di belakang.

Seorang anggota keluarga, Iwan, mengatakan mobil yang diduga terlibat sempat mengarah ke kendaraan yang dikendarai Ika.

Ika disebut berhasil menghindar, namun Nugroho yang berada di belakang diduga tidak sempat menghindar hingga terjadi benturan.

“Itu kejadian saat ngantar istri enggak berboncengan, dua kendaraan. Istrinya di depan, adik saya di belakang. Sebenarnya sudah mau menabrak istrinya tapi bisa menghindar, yang adik saya di belakang enggak bisa menghindar. Meninggal di tempat,” katanya.

Menurut Iwan, Ika tidak mengalami luka fisik, tetapi mengalami syok berat akibat menyaksikan suaminya meninggal dunia.

 

Keluarga berharap polisi dapat segera mengungkap secara terang peristiwa tersebut.

“Semoga ini bisa segera diusut tuntas. Informasinya mobil warna silver, jenisnya kurang tahu,” ujarnya.

 

Korban Antar Istri Bekerja di SPPG

Ayah Ika, Suparno (55), mengatakan kebiasaan Nugroho mengantar istrinya bekerja telah berlangsung sekitar dua bulan.

 

Ika diketahui bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurut Suparno, putrinya sempat menghindari kendaraan yang diduga terlibat kecelakaan. Namun, Nugroho yang berada di belakang tidak sempat menghindar hingga akhirnya terjadi tabrakan.

Suparno berharap pihak kepolisian segera mengungkap peristiwa tersebut dan meminta pihak yang bertanggung jawab untuk memberikan penjelasan.

“Harapan kami segera diusut tuntas, saya minta pelaku bertanggung jawab. Selama bertanggung jawab bisa diurus secara kekeluargaan,” katanya.

Baca Juga:  Kodim 0707/Wonosobo Gelar Tradisi Pelepasan Purna Tugas dan Pindah Satuan, Dandim: “Ikatan Jiwa Korsa Tak Akan Pernah Luntur”

 

Polisi Terus Dalami Identitas Terduga Pelaku

Ditemukannya titik terang oleh polsek Ngemplak beserta polres boyolali menjadi perkembangan penting dalam penyelidikan kasus tersebut.

Meski demikian, kepolisian masih perlu memastikan seluruh rangkaian peristiwa, identitas pihak yang diduga terlibat, serta kendaraan yang digunakan berdasarkan pemeriksaan saksi, rekaman CCTV, dan alat bukti lainnya.

Masyarakat pun diharapkan memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau melihat kendaraan yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, proses penyelidikan masih berlangsung dan pihak kepolisian belum memberikan keterangan lengkap mengenai identitas terduga pelaku.

SEBARKAN
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait
Langkah Catur (Blunder) Politik Mantan Kapolri (LSP)
Catatan: Jayanto Arus Adi ‘’Saya minta seluruh Korps Bhayangkara tetap…
Dugaan Pungutan Wasana Warsa Rp700 Ribu di SMPN 21 Semarang Disorot, Kepala Sekolah: Akan Koordinasi denganKomite dan Dinas
Semarang , Jateng – Senin (2/11/2026). Rencana penyelenggaraan kegiatan Wasana…
Sabung Ayam Kranggan Disorot, Razia Berulang tetapi Dugaan Aktivitas Kembali Muncul
KEDIRI, JATIM – Praktik perjudian sabung ayam di wilayah Kranggan,…
Tuntut Reformasi Kultural, Forum Pimred SMSI Jateng Desak Kapolri Tuntaskan Kasus Ponpes Sukoharjo
SEMARANG – Forum Pemimpin Redaksi (Pimred) Serikat Media Siber Indonesia…
Bidpropam Polda Jateng Periksa Seluruh Personel, Pastikan Pengamanan Konser di Borobudur Berjalan Humanis dan Tanpa Senpi
Polda Jateng, Magelang  – Polda Jawa Tengah memastikan pelaksanaan pengamanan…
Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Wamentan Tinjau Sentra Sapi Perah, Dukung Target Swasembada Susu Nasional
Magelang – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M.Han., mendampingi…
Dandim 0721/Blora Pimpin Tradisi Purna Tugas Kapten Inf Sumarno, Apresiasi Dedikasi dan Pengabdian kepada Satuan
BLORA – Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus…
TNI Semai 11 Ton Bahan Modifikasi Cuaca untuk Atasi Karhutla di Kalimantan
Kalimantan, (Puspen TNI) – Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung…
Penanggulangan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 7,2 Ton Bahan Operasi Modifikasi Cuaca
Palembang, (Puspen TNI) – TNI bersama BMKG dan instansi terkait…
Oknum Polresta Klaten Minta Uang Biaya Penangkapan Pencurian Mesin Stone Crusher, Warsito Desak Propam Bertindak
KLATEN, JATENG  – Penanganan laporan dugaan pencurian dan perusakan mesin…