Pemetaan Wilayah Rawan Optimal, Polda Jateng: Tanggung Jawab Jaga Alam Adalah Tugas Kita Bersama

IMG-20260924-WA0035

SEMARANG – Menghadapi musim kemarau panjang yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan serta kelangkaan air bersih, Polda Jawa Tengah telah menyusun pemetaan wilayah rawan secara menyeluruh. Pemantauan tidak hanya menyoroti kawasan hutan, tetapi juga lahan pertanian kering, daerah pegunungan, hingga destinasi wisata yang kerap dikunjungi warga.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Yuliyanto, dalam keterangannya, Rabu (23/9/2026).

“Pemetaan lahan rawan kebakaran dilakukan jajaran Polres bersama Polsek dan Bhabinkamtibmas, bekerja sama dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan setempat. Wilayah persawahan yang sulit air, kawasan pegunungan dengan rumput kering, tempat wisata, hingga lokasi yang pernah terbakar tahun lalu semuanya masuk daftar pantauan,” ujar Yuliyanto.

Terkait ketersediaan air bersih, Yuliyanto menyampaikan bahwa persoalan ini kerap berulang dari tahun ke tahun. Ia menegaskan perlunya solusi jangka panjang, bukan sekadar penyaluran air bersih sementara. Meski demikian, kepolisian tetap turun langsung membantu warga yang membutuhkan.

“Penyaluran air bersih memang bukan tugas utama kepolisian, namun hingga kini Polda dan jajaran sudah menyalurkan sekitar 4,6 juta liter air bersih dan terus berjalan. Selain itu, kami juga membangun sumur keluarga di sejumlah titik untuk membantu pemenuhan kebutuhan air secara lebih berkelanjutan,” jelasnya.

Upaya pencegahan dan pengawasan kebakaran hutan dan lahan pun dilakukan secara bersama-sama dengan masyarakat. Yuliyanto mengajak seluruh warga turut berperan aktif menjaga lingkungan.

“Kami mengimbau masyarakat tidak membakar lahan sembarangan, menjaga sumber air bersama, dan saling mengingatkan. Keamanan serta kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab kita semua, bukan hanya tugas kepolisian atau pemerintah,” pesannya.

Bagi pihak yang sengaja membakar hutan maupun lahan, Polda Jateng memberikan peringatan tegas.

Baca Juga:  Robotik Aplikasi Platform Digital Pengembangan Robotik

“Tindakan tersebut melanggar hukum dan akan kami proses tegas sesuai peraturan yang berlaku,” tegas Yuliyanto.

SEBARKAN
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait
*Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Polri Siapkan 70 Ribu Polisi Khusus Kehutanan
Jawa Tengah - Kepolisian Negara Republik Indonesia menindaklanjuti arahan Presiden…
Kabid Humas Polda Jateng Ajak Masyarakat Awasi Polri; Laporkan Oknum Yang Melakukan Pungli
Polda Jateng – Kota Semarang | Kabid Humas Polda Jawa…
Analisa kemungkinan KPK akan OTT lagi di Jawa Tengah setelah OTT di Kab. Klaten
Kemungkinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kembali melakukan Operasi Tangkap…
Ember Disebut sebagai Barang Bukti KPK dalam Kasus di Klaten, 10 Orang Jalani Pemeriksaan
KLATEN, — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan perkembangan terbaru penanganan…
Dana BTT TPS Pasar Sepinggan Disorot, Publik Minta Transparansi
BALIKPAPAN –Penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Kota Balikpapan…
SPOILER HASUT: Rere Tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut
SuaraRI.com — Setelah beberapa hari tayang di bioskop, film horor-misteri…
Geusyik Ceubrek Dahri Klarifikasi Isu Dugaan Pemotongan Bantuan, Sebut Dana Hasil Musyawarah untuk Warga yang Belum Menerima
ACEH UTARA, 16 Oktober 2026 — Geusyik Gampong Ceubrek, Kecamatan…
Kapolres Aceh Tengah Pimpin Apel Pengamanan Unjuk Rasa, Tekankan Pendekatan Humanis
ACEH TENGAH – Polres Aceh Tengah menyiapkan personel untuk memberikan…
Kapolda Jateng Pimpin Sertijab 13 Jabatan Strategis, Perkuat Semangat Polisi Bersama Masyarakat
Polda Jateng, Kota Semarang – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol…