Koordinator SMSI Eks Solo Raya Soroti Dugaan Tambang Ilegal Emas di Wonogiri

IMG-20261010-WA0118

WONOGIRI, JATENG – Praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, kembali menjadi sorotan tajam publik. Aktivitas tambang emas ilegal yang diduga kuat beroperasi di kawasan Blok Randu Kuning, Desa Jendi, Kecamatan Selogiri, kini menuai keresahan luas dari masyarakat Solo Raya.

Berdasarkan hasil penelusuran Tim Investigasi di lapangan, Kecamatan Selogiri memang telah lama dikenal sebagai salah satu kantong emas terbesar di Jawa Tengah. Namun sayangnya, potensi besar tersebut justru didominasi aktivitas penambangan rakyat ilegal tanpa mengantongi izin resmi dari pemerintah.

Pantauan di lokasi, para penambang lokal menggunakan metode tradisional dengan membuat lubang-lubang vertikal maupun horizontal di bawah permukaan tanah dengan kedalaman mencapai puluhan meter menggunakan peralatan seadanya untuk mengambil batuan yang diduga mengandung emas.

Yang menjadi perhatian serius, aktivitas ilegal yang sudah menjadi rahasia umum di masyarakat Solo Raya ini _diduga tidak berjalan sendiri._ Beredar informasi kuat di masyarakat adanya keterkaitan dan dugaan pembekingan oleh beberapa oknum aparat, baik dari kepolisian maupun TNI, sehingga praktik PETI tersebut terkesan kebal hukum dan terus beroperasi.

*Informasi terbaru yang dihimpun Tim Investigasi dari warga masyarakat sekitar, di wilayah Jendi, Wonogiri, Jawa Tengah, praktik pertambangan emas ilegal tersebut diduga dikendalikan oleh seorang bos atau pemilik tambang yang akrab disapa Pak Gendut / Pak Gembrut.* Informasi ini masih bersifat dugaan dan bersumber dari keterangan warga, sehingga kebenaran identitasnya masih perlu pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Tim Media Investigasi menemukan sejumlah kejanggalan di lapangan terkait pembiaran aktivitas tersebut. Padahal, aktivitas PETI jelas melanggar _UU No. 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Minerba_ dan dapat merusak lingkungan serta merugikan negara.

Baca Juga:  Tidak Terima Anak Perempuannya Dicabuli, Warga Bergas Lapor ke Polres Semarang

Menanggapi hal tersebut, _Warsito selaku Ketua Eks Koordinator SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) Solo Raya_ angkat bicara dengan statement tegas.

Warsito menghimbau agar Aparat Penegak Hukum (APH) tidak tutup mata dan harus segera bertindak tegas.

> “Ini pelanggaran fatal. Jika benar ada pembiaran apalagi dugaan keterlibatan oknum aparat dalam tambang ilegal di Wonogiri ini, maka ini harus segera ditindak tegas. Saya minta pihak penegak hukum, baik Polda Jateng maupun Korem, segera terjun langsung ke TKP untuk melakukan penyelidikan dan penertiban. Jangan sampai hukum kalah oleh tambang ilegal,” tegas Warsito, Sabtu (10/10).

Warsito juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini.

> “Saya selaku Ketua Eks Koordinator SMSI Solo Raya akan selalu mengawasi dan mengawal terus adanya aduan dari masyarakat terkait praktik tambang emas ilegal di Wonogiri. Kami akan terus bersuara sampai ada tindakan nyata. Ini demi keselamatan lingkungan dan warga sekitar,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Polres Wonogiri, Kodim 0728/Wonogiri, serta Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah terkait dugaan tersebut.

Masyarakat berharap, pemerintah dan aparat segera turun tangan untuk menghentikan praktik PETI yang meresahkan ini sebelum menimbulkan kerusakan lingkungan yang lebih parah dan konflik sosial.

 

(Tim:Red)

SEBARKAN
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait
*Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Polri Siapkan 70 Ribu Polisi Khusus Kehutanan
Jawa Tengah - Kepolisian Negara Republik Indonesia menindaklanjuti arahan Presiden…
Kabid Humas Polda Jateng Ajak Masyarakat Awasi Polri; Laporkan Oknum Yang Melakukan Pungli
Polda Jateng – Kota Semarang | Kabid Humas Polda Jawa…
Analisa kemungkinan KPK akan OTT lagi di Jawa Tengah setelah OTT di Kab. Klaten
Kemungkinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kembali melakukan Operasi Tangkap…
Ember Disebut sebagai Barang Bukti KPK dalam Kasus di Klaten, 10 Orang Jalani Pemeriksaan
KLATEN, — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan perkembangan terbaru penanganan…
Dana BTT TPS Pasar Sepinggan Disorot, Publik Minta Transparansi
BALIKPAPAN –Penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Kota Balikpapan…
SPOILER HASUT: Rere Tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut
SuaraRI.com — Setelah beberapa hari tayang di bioskop, film horor-misteri…
Geusyik Ceubrek Dahri Klarifikasi Isu Dugaan Pemotongan Bantuan, Sebut Dana Hasil Musyawarah untuk Warga yang Belum Menerima
ACEH UTARA, 16 Oktober 2026 — Geusyik Gampong Ceubrek, Kecamatan…
Kapolres Aceh Tengah Pimpin Apel Pengamanan Unjuk Rasa, Tekankan Pendekatan Humanis
ACEH TENGAH – Polres Aceh Tengah menyiapkan personel untuk memberikan…
Kapolda Jateng Pimpin Sertijab 13 Jabatan Strategis, Perkuat Semangat Polisi Bersama Masyarakat
Polda Jateng, Kota Semarang – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol…