Satlantas Polrestabes Semarang Tegaskan Kepedulian Pejalan Kaki Lewat Pembuatan Zebra Cross Baru

IMG-20251122-WA0054

Semarang, Jumat (21/11/2025) – Upaya meningkatkan keselamatan pejalan kaki kembali digencarkan Satlantas Polrestabes Semarang. Melalui rangkaian Operasi Zebra Candi 2025, personel lalu lintas bersama Dinas Perhubungan Kota Semarang membuat zebra cross baru di depan RS Telogorejo, Jalan Ahmad Dahlan.

 

Jalur penyeberangan itu hadir bukan sekadar garis putih di atas aspal. Lokasi tersebut merupakan titik dengan mobilitas tinggi—pasien, keluarga pasien, hingga tenaga medis melintas setiap hari. Selama ini kebutuhan fasilitas penyeberangan aman di depan rumah sakit kerap dikeluhkan masyarakat. Penataan ulang yang dilakukan Satlantas menjadi jawaban atas kebutuhan itu sekaligus bagian dari langkah preventif mengurangi potensi kecelakaan.

 

Kegiatan pengecatan dan penandaan dilakukan secara terpadu oleh personel Satlantas Polrestabes Semarang dan Dishub. Fasilitas baru ini diharapkan langsung digunakan masyarakat, sementara para pengendara diminta lebih menghargai hak pejalan kaki. Keselamatan berlalu lintas tidak hanya berdiri di atas aturan, tetapi juga pada kesadaran berbagi ruang jalan.

 

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi menegaskan bahwa pembangunan zebra cross ini merupakan wujud kepedulian terhadap kelompok pengguna jalan paling rentan. “Pejalan kaki adalah prioritas. Kami ingin memastikan mereka dapat menyeberang dengan aman, terutama di kawasan vital seperti rumah sakit. Kami mengajak seluruh pengendara untuk meningkatkan kepatuhan, menghargai jalur penyeberangan, dan tidak mengabaikan keselamatan orang lain,” ujarnya.

 

Melalui Operasi Zebra Candi 2025, Satlantas Polrestabes Semarang mendorong disiplin berlalu lintas yang lebih kuat. Pembuatan zebra cross di depan RS Telogorejo menjadi pesan jelas bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama, dan fasilitas yang baik hanya akan efektif bila dibarengi dengan kesadaran pengguna jalan. Ruang kota yang aman dimulai dari langkah sederhana: berhenti sejenak dan memberi jalan bagi pejalan kaki.

Baca Juga:  Bapas Pati Dampingi Wawancara Identifikasi Napiter sebagai Tahapan Menuju Ikrar NKRI

 

Khnza Haryati

SEBARKAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkait
Polisi Gerak Cepat, Pencurian Kamera Rp30 Juta di Tawangsari Berhasil Diungkap Sehari
Sukoharjo, 18 Agustus 2026 – Tim Unit Reaksi Cepat (URC)…
Pasutri Pengusaha Sarang Burung Walet Jadi Tersangka, Pelapor Minta Polda Jambi Segera Lakukan Penahanan
Jambi, SuaraRI.com – Penanganan kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang…
Kapolres Sukoharjo: Tim URC Satreskrim Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Galaxy Cellular 2, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
Sukoharjo, SuaraRI.com  – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres…
Sentuhan Humanis di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Jateng dan Forkopimda Sukoharjo Bagikan 1000 Pasang Sepatu Gratis Bagi Pelajar
SUKOHARJO, JATENG  – Semangat Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Sukoharjo…
975 Warga Ikuti Bakti Kesehatan Gratis, Kapolda Jateng Tegaskan Komitmen Hadir untuk Masyarakat
Polda Jateng-Kota Tegal - Kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat kembali…
Polantas Menyapa di Satpas Karanganyar, Satlantas Berikan Panduan Lengkap Pembuatan SIM kepada Masyarakat
Karanganyar — Satlantas Polres Karanganyar kembali melaksanakan kegiatan Polantas Menyapa…
Panen Raya Jagung di Masaran Capai 2 Ton, Wujud Nyata Dukungan Polri terhadap Ketahanan Pangan Nasional
SRAGEN, JATENG – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan…
Patroli Malam Tim URC Satreskrim Polres Sukoharjo, Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan di Titik Rawan
Sukoharjo, Jateng  – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban…