669 Pelajar SMPN 1 Gemolong Dibekali Polisi, Bullying hingga Tertib Lalu Lintas Jadi Sorotan

IMG-20260925-WA0044

SRAGEN, JATENG – Sebanyak 669 pelajar SMP Negeri 1 Gemolong, Sragen, mendapat pembekalan langsung dari kepolisian mengenai bahaya bullying serta pentingnya tertib berlalu lintas.

Kegiatan tersebut digelar di lingkungan SMP Negeri 1 Gemolong, Jumat (25/9/2026) pagi.

Sosialisasi yang dimulai pukul 07.00 WIB itu dipimpin Wakapolsek Gemolong Iptu Agus Subagyo didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Gemolong Aipda Suyitno. Kegiatan diikuti siswa kelas VII hingga IX bersama para guru pendamping.

Di hadapan ratusan pelajar, Iptu Agus mengingatkan bahwa bullying bukan sekadar candaan antarteman.

Perilaku mengejek, menghina, merendahkan, menganiaya hingga melakukan kekerasan fisik dapat memberikan dampak serius bagi korban.

“Bullying merupakan perilaku negatif yang dapat membuat korban merasa tertekan, teraniaya bahkan mengalami dampak yang serius. Karena itu, jangan menjadikan kekurangan atau kondisi teman sebagai bahan ejekan,” pesan Iptu Agus dalam kegiatan tersebut.

Polisi juga memberikan contoh bentuk bullying yang kerap terjadi di lingkungan pergaulan, mulai dari memukul, menampar, memalak, mendorong, mencubit hingga mencakar.

Sementara bullying secara verbal antara lain berupa memaki, memfitnah, mengejek dan mengancam.

Materi kemudian berlanjut pada tata tertib berlalu lintas.

Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Polisi menjelaskan sejumlah hal mendasar, seperti kewajiban memiliki surat-surat kendaraan sesuai ketentuan, penggunaan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor maupun penumpang, serta pentingnya memahami rambu dan marka jalan.

Dalam sesi tanya jawab, para pelajar juga diajak memahami konsekuensi pelanggaran lalu lintas, termasuk berkendara tanpa menggunakan helm dan membawa penumpang melebihi ketentuan.

Kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa antusias mengikuti materi dan menjawab pertanyaan yang diberikan petugas.

Baca Juga:  Tidak Terima Anak Perempuannya Dicabuli, Warga Bergas Lapor ke Polres Semarang

Kapolsek Gemolong AKP Suprayitno melalui kegiatan tersebut menekankan pentingnya edukasi sejak usia sekolah agar para pelajar memiliki kesadaran untuk saling menghormati, menjauhi kekerasan serta membangun budaya tertib dan aman di jalan raya.

“Edukasi seperti ini penting diberikan sejak bangku sekolah, agar para pelajar memahami bahwa menghormati teman dan menaati aturan lalu lintas merupakan bagian dari tanggung jawab bersama,” ujar AKP Suprayitno.

Kegiatan sosialisasi berakhir dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.

SEBARKAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait
Pilkades Memanas, Pasukan Dalmas Bergerak! Polres Grobogan Asah Kesiapan Pengamanan Pilkades 2026
Polres Grobogan - Polda Jateng - Polres Grobogan menggelar latihan…
Kapolda Jateng Turun Langsung ke Kudus, Tegaskan Komitmen Lindungi Korban Premanisme
Polda Jateng – Kabupaten Kudus | Kapolda Jawa Tengah Irjen…
Komisi III DPR RI Dorong Polda Jateng Hadirkan Pelayanan Polri yang Dekat dengan Masyarakat
Polda Jateng, Kota Semarang | Komisi III DPR RI mengapresiasi…
Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Bulumanis Lor Pati, Kerugian Negara Capai Rp310 Juta, Polresta Pati Tegaskan Penanganan Profesional
PATI, JATENG  – Polresta Pati menggelar konferensi pers pengungkapan perkara…
Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah, Polisi Pati Tetapkan 14 Anak Berhadapan dengan Hukum
PATI, JATENG – Satreskrim Polresta Pati menangani kasus dugaan kekerasan…
Kasus Pengeroyokan Maut di Sukolilo Pati, Polresta Pati Ungkap Perkembangan Penyidikan
PATI, JATENG – Polresta Pati menggelar konferensi pers terkait perkembangan…
Cairkan Cashback Fiktif, Mantan Marketing Lokasi Wisata Diamankan Polres Semarang
Polres Semarang_Polda Jateng - Seorang perempuan mantan marketing sebuah lokasi…
Apel Perdana Kapolda Jateng, Tegas; Tidak Ada Toleransi bagi Anggota yang Membekingi Judi dan Narkoba
Polda Jateng – Kota Semarang | Kapolda Jawa Tengah Irjen…
Gerak Cepat Tim URC Polres Sragen, Residivis Penipuan Ditangkap Saat Hendak Kabur Naik Bus
SRAGEN, JATENG – Pelarian Rolis Karmayudi alias Yudi, pria berusia…
Kurang dari 1×24 Jam, Tim URC Satreskrim Polres Sukoharjo Ungkap Pencurian Mobil di Gereja Kartasura
SUKOHARJO, JATENG  – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres…